Webinar Bedah Buku “DIPLOMASI : Kiprah Diplomat Indonesia di Mancanegara”

WhatsApp Image 2021-06-24 at 13.12.22

WhatsApp Image 2021-06-24 at 13.56.41Pada Hari Kamis 14 Juni 2021, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat mengadakan kegiatan Webinar Bedah Buku “Diplomasi: Kiprah Diplomat Indonesia di Mancanegara”. Hadirnya buku ini merupakan inisiasi dari para diplomat Indonesia yang telah sangat berpengalaman dalam mewakili Republik Indonesia di berbagai negara untuk berbagai pengalaman terkait dinamika hubungan internasional dan peran serta posisi Indonesia dalam beberapa kasus penting yang diangkat dalam buku tersebut.

Hadir dalam kegiatan ini tim penulis buku yakni Bagas Hapsoro, SH, MA (Dubes RI untuk Swedia dan Latvia 2016-2020), Drs. Taufiq Rhody (Konsul Jendral RI di Penang 2014-2016) dan Abdurrahman Mohammad Fachir (Wakil Menlu RI 2014-2019). Adapun pembahas dalam kegiatan bedah buku ini adalah Drs. H. Abdul Haris Makkie, M.Si (Sekda Provinsi Kalsel 2017-2020 dan Ketua IKA Fisip ULM) dan Dr. Fahrianoor, M.Si (Akademisi Prodi Ilkom Fisip ULM), sedangkan yang bertindak sebagai moderator adalah Safa Muzdalifah, S.IP, M.Hub.Int (Akademisi Fisip ULM)

Acara dimulai dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkuat, Prof. Dr. H. Asmu’i, M.Si. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi hadirnya buku yang memuat pengalaman langsung dari para diplomat, ditambah lagi ketiga perwakilan tim penulis memiliki ikatan sejarag dengan Banjarmasin dan Kalimantan Selatan. Bapak Abdurrahman Mohammad Fachir merupakan Diplomat senior sekaligus putra daerah Banjarmasin dan Kalimantan Selatan, kemudian Bapak Bagas Hapsoro, SH, MA merupakan alumni SMP 1 Teratai, sedangkan orangtua dari Bapak Drs. Taufiq Rhody adalah orang Martapura.

Dalam Sambutan itu pula, Dekan Fisip ULM menyampaikan harapan beliau terkait dengan pendirian Program Studi Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat. Dukungan dari Kementerian Luar Negeri RI yang dalam kesempatan ini diwakili oleh tim penulis buku diharapkan bisa mempercepat realisasi tersebut.

Pembicara pertama, adalah Bapak Bagas Hapsoro, SH, MA yang menyambut hangat serta mendukung pendirian Program Studi Hubungan Internasional di Fisip ULM. Beliau menyampaikan alasan khusus mengapa Universitas Lambung Mangkurat dipilih sebagai host dari kegiatan bedah buku karena ULM merupakan universitas paling bergengsi di Kalimantan sekaligus sebagai universitas tertua di Kalimantan. Selain itu, ULM dan Kalimantan Selatan juga telah melahirkan beberapa tokoh nasional seperti Bapak Gusti Muhammad Hatta (Menteri Lingkungan Hidup RI pada Kabinet Indonesia Bersatu II), Gusti Rusli Noor (Dirjen Hubungan Luar Negeri Kemlu RI) dan tentu saja Bapak Abdurrahman Mohammad Fachir yang juga menjadi pembicara dalam webinar. Dalam penyampaiannya, Bapak Bagas Hapsoro, SH, MA memberikan ringkasan terkait alasan penulisan buku serta sekelumit contoh studi kasus yang diangkat dalam buku tersebut.

Selanjutnya adalah paparan yang disampaikan oleh Bapak Drs. Taufiq Rhody yang menekankan pentingnya pemanfaatan kesempatan yang terbuka lebar dalam konteks kerjasama internasional. Bapak Drs. Taufiq Rhody menceritakan tentang inovasi yang dilakukan oleh negara-negara maju seperti Swiss yang bisa mengolah sampah untuk menjadi pembangkit listrik sebagai suatu pemecahan masalah yang berbasis kreatifitas. Untuk itu Drs. Taufiq Rhody mendorong agar kerjasama antar grassroot dimanfaatkan seluas-luasnya untuk kepentingan negara dan daerah.

Kemudian Bapak Abdurrahman Mohammad Fachir mengingatkan kembali tujuan negara Indonesia sebagaimana tertuang dalam konstitusi. Tugas diplomat menurut beliau adalah mengaktualisasikan tujuan negara di luar negeri yang meliputi diplomasi perlindungan WNI, diplomasi ekonomi dan lain sebagainya. Hal penting yang menjadi sorotan beliau adalah kesinambungan antara pengembangan sumberdaya manusia dan sumberdaya alam atau potensi yang dimiliki oleh Provinsi Kalimantan Selatan. Beliau mengutarakan bahwa sinergi antara potensi SDM dan SDA merupakan kunci keberhasilan inovasi daerah dalam memanfaatkan peluang yang disediakan dalam kancah internasional.

Para Pembahas buku menyambut dengan baik hadirnya buku Diplomasi ini dan menyampaikan beberapa opini mereka tentang substansi dan daya jangkau buku. Secara singkat, Drs. H. Abdul Haris Makkie, M.Si dan Dr. Fahrianoor, M.Si menyampaikan apresiasi mereka terkait hadirnya buku yang ditulis langsung oleh para diplomat senior Indonesia sebagai bahan referensi yang sangat bermanfaat bagi khalayak luas.

Blog Attachment